Cara Pesan Seragam Satuan untuk Usaha Kecil
- Biaya setup seragam custom tidak ikut mengecil ketika jumlah pesanan mengecil, sehingga lima potong sering dikutip hampir sama mahalnya dengan lima puluh.
- Kutipan termurah belum tentu berasal dari hitungan biaya. Studi job order costing pada sebuah konveksi di Makassar (2024) menemukan harga jual ditetapkan mengikuti harga pasaran, bukan dari struktur biaya produksi.
- Yang menentukan biaya sebenarnya pada pesanan di bawah sepuluh potong adalah apakah pesanan itu bisa diulang: lot pewarnaan kain, nomor benang, pola, dan metode cetak yang menentukannya.
- Kustom Garment melayani pesanan seragam tanpa minimum order, dengan opsi sablon, DTF, dan bordir untuk kaos, polo, kemeja, jaket, hingga wearpack.
Anda sedang memegang tiga kutipan harga untuk delapan seragam. Selisihnya jauh, dan tidak satu pun menjelaskan dari mana selisih itu datang.
Masalahnya, angka yang Anda bandingkan hari ini bukan angka yang akhirnya menentukan biaya. Biaya sesungguhnya baru muncul di pesanan kedua.
Karyawan kesembilan masuk tiga bulan lagi. Satu seragam sobek di jahitan bahu. Dan potong pengganti yang datang ternyata warnanya beda setengah tingkat dari lima yang pertama.
Kenapa Lima Potong Dikutip Hampir Sama Mahalnya dengan Lima Puluh
Sebagian besar biaya membuat seragam terjadi sebelum potong pertama dijahit. Besarnya sama, mau Anda pesan lima atau lima ratus.
Itulah sebabnya pesanan kecil terasa mahal per potong. Bukan karena konveksi mengambil untung lebih besar dari usaha kecil.
Biaya yang Besarnya Tidak Berubah Meski Jumlahnya Berubah
Daftar berikut adalah pekerjaan yang harus dilakukan satu kali, berapa pun jumlah pesanannya:
- Pembuatan film dan screen sablon, satu screen untuk tiap warna dalam desain.
- Digitizing logo untuk bordir, yaitu menerjemahkan gambar menjadi jalur jarum.
- Pembuatan pola dan penyesuaiannya ke ukuran badan tim Anda.
- Penataan pola di atas kain sebelum dipotong, supaya sisa kain sekecil mungkin.
- Pembuatan sampel dan sesi fitting, kalau Anda memintanya.
- Setting mesin, pencampuran warna tinta, dan uji cetak di kain sisa.
Semua itu dibagi ke jumlah potong yang Anda pesan. Lima kepala menanggung beban yang sama dengan lima puluh kepala.
Ilustrasi Angkanya, dari Pasar yang Harganya Terbuka
Angka rupiah untuk biaya screen per warna tidak dipublikasikan terbuka oleh konveksi di Indonesia. Yang berikut ini angka pasar Amerika Serikat, dipakai untuk melihat bentuk kurvanya, bukan untuk mengutip harga lokal.
Menurut rincian biaya sablon yang diperbarui Printable Press pada 16 April 2026, biaya screen berkisar USD 15–35 per warna dan tidak berubah menurut jumlah pesanan.
Dengan kaos polos USD 4, satu warna, dan biaya screen USD 25, biaya per potong di halaman yang sama turun seperti ini:
- 12 potong: USD 9,08 per potong.
- 24 potong: USD 7,54 per potong.
- 48 potong: USD 6,52 per potong.
- 100 potong: USD 5,75 per potong.
- 250 potong: USD 5,10 per potong.
- 500 potong: USD 4,55 per potong.
Perhatikan bahwa penurunan terbesar terjadi di awal, dari 12 ke 48 potong. Setelah itu kurvanya melandai.
Artinya menaikkan pesanan dari 8 menjadi 16 potong sering menurunkan harga per potong jauh lebih banyak daripada menaikkannya dari 100 menjadi 200.
Kenapa Tiga Kutipan Bisa Berbeda Jauh Tanpa Alasan yang Bisa Anda Baca
Ada alasan kedua, dan alasan ini lebih penting untuk Anda. Banyak konveksi tidak menghitung harga jualnya dari biaya.
Rasul, Azis, dan Anwar (2024) meneliti sebuah konveksi di Makassar untuk Future Academia. Untuk pesanan 500 potong almamater, harga pokok versi konveksi sendiri Rp87.244 per unit, sedangkan hitungan job order costing menghasilkan Rp90.813 per unit.
Selisihnya Rp3.569 per potong, dan penyebabnya adalah biaya produksi yang tidak dirinci seluruhnya. Peneliti mencatat pemiliknya menetapkan harga jual dengan mengacu pada harga pasaran.
Satu studi kasus tidak mewakili seluruh industri. Tetapi studi itu menjelaskan sesuatu yang Anda lihat sendiri di layar: tiga angka yang berjauhan tanpa perbedaan spesifikasi yang bisa dibaca.
Kutipan termurah bisa jadi hasil efisiensi nyata. Bisa juga hasil menebak angka pasar. Dari sisi Anda, keduanya terlihat persis sama.
Memahami dari mana angka itu datang membuat pertanyaan berikutnya lebih tajam: bagian mana yang boleh dipangkas tanpa merusak hasilnya.
Cara Menekan Harga Seragam Satuan Tanpa Menurunkan Mutu
Enam cara di bawah ini menekan biaya setup, bukan menekan mutu jahitan atau bahan. Masing-masing punya harga yang Anda bayar dalam bentuk lain.
Saya cantumkan bagian “kapan cara ini justru rugi” di tiap poin, karena tanpa itu daftarnya berubah jadi janji.
1. Pilih Warna Kain yang Stok Rolnya Sedang Ada
Konveksi membeli kain per rol. Warna yang stoknya sedang ada berarti tidak perlu pemesanan khusus ke supplier untuk delapan potong.
Tanyakan warna apa yang sedang tersedia sebelum Anda menetapkan warna seragam. Pilihan aman biasanya ada di kisaran warna netral yang memang selalu diproduksi.
- Yang Anda korbankan: kebebasan memilih warna persis seperti logo perusahaan.
- Yang Anda dapat: harga lebih rendah dan stok yang kemungkinan besar masih ada saat pesan ulang.
Kapan cara ini justru rugi: kalau identitas merek Anda bergantung pada satu warna spesifik, menggantinya dengan warna stok merusak hal yang justru Anda bayar.
2. Satu Posisi Logo, Bukan Tiga
Tiap posisi cetak adalah proses terpisah dengan setup sendiri. Logo di dada kiri, punggung, dan lengan berarti tiga kali biaya setup.
Untuk seragam kerja harian, dada kiri hampir selalu cukup. Punggung baru berguna kalau tim Anda terlihat dari jauh oleh pelanggan.
- Kurangi dari tiga posisi ke satu sebelum Anda menurunkan gramasi kain.
- Simpan posisi kedua untuk pesanan yang jumlahnya lebih besar nanti.
Kapan cara ini justru rugi: untuk tim lapangan yang bekerja membelakangi pelanggan, logo punggung adalah fungsi, bukan hiasan.
3. Batasi Jumlah Warna Sablon, atau Pindah ke DTF
Sablon screen butuh satu screen untuk tiap warna. Desain empat warna berarti empat kali biaya setup yang sama sekali tidak bergantung pada jumlah potong.
DTF mencetak seluruh warna sekaligus ke film, sehingga Ninja Transfers mencatat biaya setupnya lebih rendah dan metode ini ekonomis untuk batch kecil serta desain banyak warna.
Itu keunggulan biaya pada jumlah kecil, bukan klaim bahwa DTF lebih awet. Bedanya sudah kami bahas terpisah di perbandingan sablon rubber, plastisol, dan DTF.
- Desain 1–2 warna: sablon screen masuk akal bahkan di jumlah kecil.
- Desain 3 warna ke atas dengan gradasi: DTF biasanya lebih murah di bawah sepuluh potong.
Kapan cara ini justru rugi: kalau tahun depan Anda pesan 200 potong dengan desain yang sama, sablon screen akan lebih murah dan hasil cetaknya berbeda dari yang pertama.
4. Pakai Bordir Kalau Logonya Akan Dipakai Bertahun-tahun
Biaya digitizing dibayar sekali untuk satu file. Pesanan kedua, ketiga, dan kelima memakai file yang sama tanpa biaya setup baru.
Untuk seragam PDH atau polo kantor yang logonya tidak akan berubah, bordir sering lebih murah dihitung tiga tahun ke depan daripada per pesanan.
- Minta file hasil digitizing disimpan dan nomornya dicatat di invoice.
- Minta juga foto hasil jahitan pertama sebagai acuan.
Kapan cara ini justru rugi: logo dengan teks kecil di bawah 5 mm atau gradasi halus tidak terbaca dalam benang, dan biaya digitizing tetap Anda bayar.
5. Kurangi Variasi Ukuran dengan Fitting Sampel Dulu
Tiap ukuran adalah pola terpisah dan penataan kain terpisah. Delapan potong dalam enam ukuran lebih mahal ditangani daripada delapan potong dalam tiga ukuran.
Pinjam satu set sampel, ukur semua orang dalam satu sore, lalu kunci ke tiga atau empat ukuran. Panduan ukuran kaos dan jaket kami bisa dipakai sebagai lembar catatan.
- Ukur lingkar dada dan panjang badan tiap orang, bukan menanyakan “biasanya pakai ukuran apa”.
- Catat hasilnya dalam sentimeter di satu tabel yang Anda simpan.
Kapan cara ini justru rugi: memaksa dua orang bertubuh jauh berbeda masuk ke satu ukuran menghasilkan seragam yang tidak dipakai, dan itu pemborosan seratus persen.
6. Pesan Potongan Cadangan Sekarang, Bukan Tahun Depan
Ini cara paling murah di seluruh daftar, dan paling sering dilewatkan. Menambah dua potong ke pesanan hari ini hanya menambah biaya bahan dan jahit.
Menambah dua potong tahun depan berarti membayar ulang seluruh biaya setup, dengan risiko warna dan bahan yang sudah berbeda.
- Tambahkan 15–20 persen dari jumlah tim, dibulatkan ke atas, minimal dua potong.
- Simpan cadangan itu belum dicuci, dalam plastik, di tempat kering dan gelap.
Kapan cara ini justru rugi: kalau desain seragam memuat tahun atau nama orang, potongan cadangan tidak bisa dipakai siapa pun.
Lima Hal yang Membuat Seragam Keenam Tidak Sama dengan Lima yang Pertama
Sampai di sini semuanya soal harga. Bagian ini soal hasil, dan inilah yang jarang dijelaskan sebelum Anda transfer DP.
Kata “sama” di industri garmen punya definisi teknis. Lima hal berikut adalah tempat definisi itu meleset.
1. Lot Pewarnaan Kain
Kain diwarnai per batch. Dua rol dengan nama warna yang sama tetapi lot pewarnaan berbeda bisa terlihat berbeda di bawah cahaya matahari.
Ini bukan kecurangan konveksi. Industri mengakuinya dan punya prosedur untuk mengendalikannya.
Textile Merchandising menjelaskan praktiknya: potongan continuity cutting diambil dari tiap rol, ditempel menghadap atas, dan dibandingkan dengan lab dip yang sudah disetujui.
Di prosedur yang sama, kain wajib diberi label nomor lot, nomor rol, dan tanggal pewarnaan. Rol yang warnanya di luar toleransi tidak dipakai untuk produksi.
- Yang Anda lakukan: minta nomor lot dan nomor rol dicatat, walau pesanan Anda kecil.
- Yang Anda hindari: menyusun pesanan bertahap dari warna yang sama tanpa mencatat lotnya.
Pengetahuan ini juga berguna saat memilih jenis bahan kaos custom, karena bahan gelap pekat seperti jetblack memperlihatkan beda lot lebih jelas daripada warna muda.
2. Nomor Benang Bordir yang Dipilih di Mesin
Warna di layar tidak otomatis menjadi warna benang. Standard Digitizing menyebut kecocokan warna bergantung pada merek benang yang tersedia dan setup produksi.
Panduan yang sama menyatakan bahwa kalau Anda tidak menyertakan nomor katalog benang, tim produksi yang memilih warna akhirnya di mesin.
Enam bulan kemudian, orang yang memilih bisa berbeda. Merah marun yang dipakai pertama bisa jadi merah marun lain.
- Minta nomor katalog benang untuk tiap warna dalam logo Anda.
- Simpan foto hasil jahitan pertama. Panduan itu menyarankan mengirim foto sewout sebelumnya saat memesan ulang.
3. Pola dan Toleransi Ukuran
Tidak ada dua potong pakaian yang identik sampai milimeter, dan industri tidak berpura-pura sebaliknya. Yang ada adalah rentang toleransi yang disepakati.
Apparel Wiki pada 3 Februari 2026 mencantumkan angka yang lazim dipakai:
- Lebar dada kaos: ±1 cm.
- Panjang lengan jaket: ±0,7 cm.
- Panjang dress: ±1 cm.
- Lingkar pinggang jeans: ±1,3 cm.
Halaman yang sama menambahkan bahwa bahan rajut seperti jersey dan rib butuh toleransi lebih longgar karena elastis, sementara bahan woven yang lebih stabil bisa memakai toleransi lebih ketat.
Artinya seragam katun kaos Anda memang akan bervariasi lebih besar daripada kemeja drill atau kemeja oxford dari bahan yang sama-sama tenun.
Toleransi juga berbeda antar perusahaan. Karena itu angka yang berlaku untuk pesanan Anda adalah angka yang dikatakan konveksi Anda, bukan angka di artikel mana pun.
4. Metode Cetak yang Berpindah di Pesanan Kedua
Pesanan pertama delapan potong mungkin dikerjakan dengan DTF karena lebih ekonomis. Pesanan kedua lima puluh potong dikerjakan dengan sablon screen karena lebih murah di jumlah itu.
Hasilnya berbeda. Tebal lapisan, tingkat kilap, dan rasa cetakan di jari tidak sama, walaupun filenya sama persis.
- Tanyakan metode cetak yang dipakai, dan catat jawabannya.
- Kalau Anda berencana menambah jumlah nanti, tanyakan dari jumlah berapa metodenya akan berpindah.
Kalau hasil pertama ternyata tidak Anda sukai, mengangkat sablon dari kain bukan hal mustahil tetapi berisiko; langkahnya kami bahas di cara menghilangkan sablon di baju.
5. Label Ukuran yang Tidak Seragam Antar Konveksi
Huruf L di satu konveksi bukan huruf L di konveksi lain. Ini bukan kelalaian, melainkan akibat langsung dari sifat standar ukuran di Indonesia.
Dalam daftar SNI untuk produk pakaian jadi yang saya telusuri di Fitinline, ukuran kaos pria dewasa punya nomor sendiri, SNI 2161:2010, dan kemeja pria dewasa SNI 3539:2010. Keduanya tercatat masih aktif.
Halaman yang sama menyebut penerapan SNI pada prinsipnya bersifat sukarela, kecuali untuk produk tertentu seperti pakaian bayi yang diwajibkan.
Jadi rujukan ukuran nasional itu ada, tetapi tidak ada yang memaksa konveksi memakainya. Perbandingan yang lebih luas ada di tulisan kami tentang size chart kaos lokal dan luar negeri.
Konsekuensinya sederhana. Satu-satunya ukuran yang berarti untuk Anda adalah ukuran jadi dalam sentimeter, bukan hurufnya.
Pertanyaan yang Anda Kirim Sebelum Transfer DP
Enam kalimat berikut bisa Anda salin langsung ke chat. Di bawah masing-masing ada alasan mengirimnya dan bentuk jawaban yang layak Anda lanjutkan.
Jawaban yang mengambang bukan berarti konveksinya buruk. Tetapi jawaban yang spesifik adalah tanda pencatatan yang rapi, dan pencatatan itulah yang menyelamatkan pesanan kedua Anda.
”Kain warna ini stoknya dari rol yang sama sampai berapa potong?”
Kenapa ditanya: menentukan sampai jumlah berapa Anda bisa menambah pesanan tanpa masuk lot pewarnaan baru.
Jawaban yang layak dilanjutkan: sebuah angka, atau kalimat “saya cek stok rolnya dulu”. Jawaban “aman kok, warnanya sama semua” berarti tidak ada yang dicek.
”Boleh nomor lot dan nomor rol kainnya dicatat di invoice saya?”
Kenapa ditanya: nomor lot adalah satu-satunya cara memesan ulang kain yang benar-benar sama, dan prosedur pelabelan lot memang standar di industri kain.
Jawaban yang layak dilanjutkan: bersedia mencatat, atau menjelaskan bahwa supplier mereka tidak memberi nomor lot. Keduanya jujur. Menolak tanpa alasan tidak.
”Kalau saya tambah dua potong bulan depan, file dan nomor benangnya masih disimpan sampai kapan?”
Kenapa ditanya: file digitizing dan nomor benang adalah aset yang Anda bayar di pesanan pertama.
Jawaban yang layak dilanjutkan: satu jangka waktu yang disebut, misalnya satu tahun. Lalu minta salinan filenya dikirim ke Anda juga.
”Boleh minta ukuran jadi dalam sentimeter per size, bukan hanya S/M/L?”
Kenapa ditanya: huruf ukuran tidak punya arti lintas konveksi selama SNI ukuran pakaian jadi bersifat sukarela.
Jawaban yang layak dilanjutkan: tabel lebar dada, panjang badan, panjang lengan, dan lebar bahu per size. Kalau tabelnya tidak ada, mereka belum mengukur produk sendiri.
”Toleransi ukuran yang dipakai berapa sentimeter?”
Kenapa ditanya: pertanyaan ini mengubah “nanti dikomplain kalau beda” menjadi angka yang bisa diperiksa bersama.
Jawaban yang layak dilanjutkan: sebuah angka, misalnya ±1 cm untuk lebar dada. Jawaban “pasti pas” adalah janji yang tidak bisa ditepati oleh proses produksi mana pun.
”Metode cetaknya apa, dan kalau saya pesan ulang apakah metodenya sama?”
Kenapa ditanya: berpindah metode di pesanan kedua adalah penyebab paling sering hasil cetak terlihat berbeda padahal filenya sama.
Jawaban yang layak dilanjutkan: nama metodenya disebut, dan disebut juga pada jumlah berapa mereka biasanya berpindah. Pertimbangan lain saat menilai calon mitra ada di tips memilih konveksi satuan yang berkualitas dan tips memilih vendor konveksi yang aman.
Arsip Satu Halaman yang Anda Simpan Hari Ini
Semua yang sudah dibahas bermuara ke satu halaman catatan. Halaman inilah yang membedakan pesanan ulang dari pesanan baru.
Buat sekarang, sebelum seragamnya datang, lalu lengkapi saat barang diterima.
Yang Ditulis
- Nama dan kode bahan, termasuk gramasinya.
- Nama warna, kode warna, nomor lot, dan nomor rol.
- Metode cetak, posisi cetak, dan ukuran cetakan dalam sentimeter.
- Nomor katalog dan merek benang untuk tiap warna bordir.
- Tabel ukuran jadi per size dalam sentimeter: lebar dada, panjang badan, lebar bahu, panjang lengan.
- Angka toleransi yang disepakati.
- Jumlah tiap ukuran yang dipesan, termasuk potongan cadangan.
- Nama file artwork beserta formatnya, misalnya AI, PDF, atau DST untuk bordir.
- Nama konveksi, nama orang yang Anda ajak bicara, dan tanggal pesanan.
Yang Difoto
- Seragam jadi dari empat sisi, di bawah cahaya matahari, bukan lampu toko.
- Detail cetakan atau bordir dari jarak dekat.
- Label ukuran dan label komposisi bahan di bagian dalam.
- Potongan kain sisa, kalau konveksi bersedia menyisihkan sedikit.
Simpan semuanya dalam satu folder dengan nama tanggal. Tambahkan juga catatan perawatan pakaian custom supaya cara cuci tim Anda seragam sejak minggu pertama.
Arsip inilah yang membuat pesanan kedua menjadi pesanan ulang, bukan pesanan baru yang kebetulan mirip.
Siapkan Seragam Tim Anda Bersama Kustom Garment!
Usaha dengan tiga sampai sepuluh karyawan tidak membutuhkan daftar fitur. Yang dibutuhkan adalah mitra yang mau mencatat detail sekecil nomor lot untuk pesanan delapan potong, dan masih menyimpannya saat Anda kembali.
Kustom Garment mengerjakan pesanan tanpa minimum order untuk kaos, polo, kemeja, jaket, hoodie, hingga wearpack, dengan pilihan sablon, DTF, dan bordir dalam satu tempat. Kalau Anda masih menimbang bahan, tulisan kami soal bahan kemeja yang nyaman dan adem dan cotton combed 30s bisa dibaca lebih dulu, sementara pertimbangan memesan satuan dibanding membeli jadi ada di halaman ini.
Satu tempat untuk ketiga metode cetak berarti satu pihak yang memegang catatan Anda, dan satu pihak yang bisa ditanya saat potong keenam dibutuhkan.
Kalau Anda sedang membandingkan kutipan untuk seragam tim pertama, diskusikan kebutuhan Anda bersama tim Kustom Garment dengan membawa jumlah orang, warna yang diinginkan, dan rencana penambahan tahun depan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Seragam Custom Satuan (FAQ)
Berapa potong cadangan yang masuk akal untuk tim kecil?
Patokan praktis adalah 15–20 persen dari jumlah tim, dibulatkan ke atas, dengan minimal dua potong. Alasannya biaya: menambah potong di pesanan yang sama hanya menambah bahan dan jahit, sedangkan menambah tahun depan berarti membayar ulang seluruh biaya setup.
Kalau warna pesanan kedua beda tipis, apakah bisa diklaim?
Bisa, kalau sejak awal ada acuan yang disepakati. Praktik industri memakai potongan kain yang disetujui sebagai pembanding, dan rol yang di luar toleransi tidak dipakai untuk produksi. Tanpa potongan acuan dan nomor lot tertulis, klaim Anda berhadapan dengan ingatan, bukan dengan catatan.
Berapa lama file bordir biasanya disimpan konveksi?
Tidak ada aturan baku, sehingga jawabannya berbeda di tiap tempat. Karena pemilihan benang akhir sering terjadi di mesin kalau nomor katalognya tidak disertakan, mintalah salinan file digitizing dan nomor benangnya dikirim ke Anda sendiri pada pesanan pertama.
Apakah label ukuran seragam punya standar resmi di Indonesia?
Ada rujukannya: SNI 2161:2010 untuk ukuran kaos pria dewasa dan SNI 3539:2010 untuk kemeja pria dewasa, keduanya tercatat masih aktif. Penerapan SNI pada prinsipnya bersifat sukarela kecuali untuk produk tertentu, jadi selalu minta ukuran jadi dalam sentimeter dan jangan bergantung pada hurufnya.
Artikel terkait
- Tips Memilih Konveksi Satuan yang Berkualitas
- Bikin Kaos Custom Satuan Tanpa Minimum Order, Emang Bisa?
- Panduan Ukuran Kaos dan Jaket agar Tidak Salah Pilih
- Mengenal Size Chart Kaos Lokal dan Luar Negeri
- Perbedaan Sablon Rubber, Plastisol, dan DTF
- PDH: Pengertian, Fungsi, dan Panduan Lengkap
- Cara Memilih Baju PDH yang Tepat
- Mengenal PDL: Fungsi dan Karakteristik
- Bahan American Drill: Kelebihan dan Kegunaannya
- Cara Memaksimalkan Penggunaan Kain Oxford untuk Bisnis Fashion
- 7 Jenis Kain Terbaik untuk Baju yang Nyaman dan Stylish
- Cara Merawat Pakaian Custom agar Tahan Lama
- Cara Pesan Jaket Custom Satuan untuk Komunitas atau Personal
- Tips Desain Kaos Custom yang Keren dan Tidak Pasaran
- Jenis Bahan Kaos Custom yang Nyaman dan Tidak Mudah Kusut
- Konveksi Satuan Massal
Sumber
- Rasul, I. U., Azis, M., & Anwar, A. (2024). Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Job Order Costing pada Lentera Konveksi Makassar. Future Academia, 2(4). Tautan
- Printable Press. Screen Printing Cost Breakdown, 16 April 2026. Tautan
- Textile Merchandising. Shade Variation in Garments. Tautan
- Apparel Wiki. Understanding Tolerance in Garment Measurements, 3 Februari 2026. Tautan
- Standard Digitizing. How to Prepare Artwork for Embroidery Digitizing, Mei 2026. Tautan
- Fitinline. Standar Nasional Indonesia untuk Produk Pakaian Jadi, 28 Agustus 2019. Tautan
- Ninja Transfers. DTF vs. Screen Printing. Tautan
- Halaman produk Kustom Garment. Tautan
Mau bikin custom-mu sendiri?
Mulai dari sini